Indonesia Emas 2045 Harus dipersiapkan Sejak Dini

25 Juni 2025
Administrator
Dibaca 3 Kali
Indonesia Emas 2045 Harus dipersiapkan Sejak Dini

Moyudan – Sebuah pepatah memberikan Pendidikan sejak dini bagai mengukir di atas batu, sedangkan Pendidikan bagi orang dewasa bagai mengukir di atas air. Sangatlah tepat pepatah tersebut diungkapkan untuk Kelompok Bermain ( KB) Tunas Bangsa, yang berlokasi di Padukuhan Sombangan, Sumbersari, Moyudan, Sleman.
KB Tunas Bangsa yang sudah berdiri sejak tahun 2010 sampai tahun 2025 ini sudah melepaskan peserta didiknya sebanyak 15 kali.
Hari Selasa (26/6/2025) merupakan hari pelepasan peserta didik yang ke 15, berlangsung di KB Tunas Bangsa.
Dalam acara pelepasan peserta didik KB Tunas Bangsa tahun Pelajaran 2024/2025 yang dihadiri langsung oleh Penilik PAUD Kapanewon Moyudan. Dukuh Sombangan, Ketua RT, RW se Padukuhan Simbangan, tokoh masyarakat dan seluruh wali murid KB Tunas Bangsa.
Kepala KB Tunas Bangsa Riningsih dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun pelajaran 2024/2025 lembaga yang dipimpinnya melepaskan 14 murid dari 20 murid yang ada. Selanjutnya Ia juga melaporkan bahwa hasil akreditasi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional ( BAN), KB Tunas, Bangsa memperoleh nilai B gemuk.” Kami mohon doa restunya agar kami bisa mempertahankan nilai tersebut syukur bisa meningkat menjadi A.” Ungkapnya.
Riningsih juga menambahkan bahwa KB Tunas Bangsa sesuai Visi dan Misinya mengedepankan nilai budaya Jawa, baik bersikap maupun dalam pendidikannya. ” Kami menanamkan budaya Jawa, agar kelak sampai dewasa tetap menjadi pegangan setiap langkah dalam bergaul, berperilaku, dan berbudaya.”Imbuh Riningsih.
Dalam kesempatan yang sama Penilik PAUD Moyudan Salimah S.Pd dalam memberikan sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada KB Tunas Bsngsa yang telah ikut berkontribusi dalam mencerdaskan Bangsa.” Sesuai Pembukaan UUD 1945 alinea 4 dan melaksanakan UUD 1945 Pasal 31.” Tandasnya.
Salimah menambahkan keberadaan KB sangatlah membantu dalam dunia pendidikan usia dini, sesuai regulaainya bahwa PAUD atau KB merupakan lembaga pendidikan yang peserta didiknya dari usia 2 tahun sampai 4 tahun tetapi usia 6 tahun juga bisa diterima.
Selanjutnya Samilah juga berharap untuk bisa mempertahankan nilai akreditasinya, syukur bisa meningkat menjadi A.” Untuk mempertahankan nilai, dan meningkatkan nilai akreditasi selain aspek kegiatan belajar mengajar, pendidik, dan lingkungan juga perlu meningkatkan jumlah peserta didiknya.” Tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa KB dan PAUD juga harus mengembangkan aspek pendidikan yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik.
” Pendidikan usia dini merupakan jembatan menuju Indonesia emas tahun 2045.” Imbuhnya.
KB Tunas Bangsa juga sudah memiliki ijin dari Dinas Pendidikan sehingga peserta didiknya sudah memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional ( NISN ).
Membentuk karakter pada usia dini merupakan modal untuk membentuk pemimpin masa depan, karena di usia dini anak akan lebih muda mencerna ilmu yang di dapat.” Sebuah pepatah mengungkapkan mendidik anak sejak dini bagai mengukir di atas batu, sedangkan mendidik di usia dewasa bagaikan mengukir di atas air.” Pungkasnya.
Dukuh Sombangan Agus Sartono dalam sambutannya mengucapkan terimakasihnya kepada guru KB Tunas Bangsa yang telah membantu mendidik anak bangsa. Selanjutnya Ia berharap agar mempertahankan keberadaan lembaga tersebut.
“Selamat kepada siswa yang sudah menyelesaikan pendidikan di KB Tunas Bangsa, semoga dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, dan kelak bisa menjadi pemimpin bangsa yang berdedikasi dan berintegeitas.” Ungkap Agus dalam mengakhiri sambutannya.
( Giek)