Sumbersari Menerima Kunjungan Tim Evaluasi Perkembangan Desa dan Kalurahan

27 Juli 2023
Administrator
Dibaca 3 Kali
Sumbersari Menerima Kunjungan Tim Evaluasi Perkembangan Desa dan Kalurahan

Sumbersari (17/7/2023) Kalurahan Sumbersari mewakili kapanewon Moyudan maju dalam lomba Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan (Epdeskel) tahun 2023, bertempat di pendapa kalurahan setempat pada Senin, 17/7/2023 menerima Tim Juri dari Kabupaten Sleman.

 Tim Juri  diterima oleh Panewu Moyudan, Kapolsek, Danramil,  Kepala KUA, Kepala PUSKESMAS, Lurah Sumbersari beserta segenap pamong dan stafnya, BPKal, Tim Penggerak PKK, Lembaga Kemasyarakatan kalurahan  dan para kader serta relawan. Rombongan disambut dengan kesenian ronda thek-thek  dan tari golek serta disuguhi hiburan kolaborasi musik angklung dan macapatan.

Dalam sambutannya Ketua Tim Juri yang juga Kepala Dinas PMK ( Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan),  Syamsul Bakri, menyampaikan bahwa  tujuan diadakannya evaluasi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tata kelola kalurahan dalam berbagai bidang, disertai ketertiban  administrasinya.

“Jadi bukan sekedar lomba tapi dengan evaluasi ini  yang masih kurang dapat diperbaiki, yang sudah bagus bisa dikembangkan. Dan semuanya perlu administrasi yang tertib dan berkelanjutan, semua kegiatan didokumentasikan,”  ujarnya. Kemudian ia memperkenalkan tim juri yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan  dan dinas terkait lainnya.

Lurah Sumbersari,Sukadi, dalam paparannya menyampaikan tentang bidang pemerintahan, pelestarian adat dan budaya, teknologi informasi, tanggap siaga bencana, lembaga kemasyarakatan, kewilayahan, dan lain-lain.

“Itulah keadaan Sumbersari yang sebenarnya dan telah kami siapkan  administrasinya di 13 meja. Mohon arahan dan bimbingan untuk perbaikan kedepannya, ” pungkasnya.

Selanjutnya jalannya evaluasi di pandu oleh Carik Sumbersari, Junaidi, mempersilahkan Tim Juri memeriksa  administrasi di masing-masing  meja dan klarifikasi lapangan.

Setelah tim juri selesai mengevalusi berbagai bidang dan klarifikasi lapangan, hasil evaluasi  disampaikan perwakilan dewan juri.

“Disini DESTANA sudah ada,bagus dan sudah dianggarkan, inovasi pemerintahan sudah presensi dengan  finger , ada penilaian kinerja dan sudah diberikan tunjangan kinerja , dan Bank Sampah Sombangan berkerjasama dengan  KB Tunas Bangsa yang memakai barang bekas untuk media pembelajaran untuk mengenalkan pengelolaan sampah sejak dini. Ini bagus, kreatif dan hendaknya dapat ditularkan ke teman-teman TK dan Paud lainnya untuk ditiru  sebagai bahan mengajar anak-anak,” tukasnya karena juri di bidangnya  menemukan  meja padukuhan Sombangan terdapat wayang  atau boneka dari kardus bekas  untuk bahan mengajar.

Adapun pesan untuk perbaikannya adalah meningkatkan ketertiban dalam  administrasi, pendokumentasian kegiatan, dan pelestarian adat budaya.

Panewu Moyudan dalam sambutan pelepasan menyampaikan terima kasihnya kepada tim juri dan   mohon bimbingan kedepan agar menjadi lebih baik