Sosialisasi Gizi Ikan Kader PKK bersama Dinas P3 Kabupaten Sleman
Sumbersari – Pemenuhan gizi, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, menjadi upaya pertama dalam menghindari stunting. Pemenuhan gizi tersebut meliputi gizi selama kehamilan dan masa kanak-kanak hingga usia dua tahun. Kesehatan ibu hamil dan anak juga harus dijaga dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga mengurangi kekerapan terjadinya infeksi pada ibu hamil dan masa kanak-kanak.
Pemantauan tumbuh-kembang anak secara berkala juga perlu dilakukan, baik sejak dalam kandungan, setiap bulan setelah kelahiran hingga berusia dua tahun, kemudian 6–12 bulan setelah berusia dua tahun, agar dapat segera dideteksi bila terjadi keterlambatan pertumbuhan untuk diintervensi.
Akibat dari kekurangan gizi pada anak tidak dapat disepelekan, kurang gizi pada anak dapat membuat pertumbuhan dan perkembangan otak anak serta fisiknya terganggu. Secara garis besar, anak kurang gizi umumnya mempunyai berat badan kurang (underweight), kurus (wasting), pendek (stunting), serta kekurangan vitamin dan mineral.
Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) melalui Bidang Perikanan turut mengupayakan pemenuhan gizi masyarakat khususnya pada anak-anak dengan salah satunya menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Kandungan Gizi pada Ikan”. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa (23/04/2024) ini diikuti oleh 20 orang yang berasal dari Kader dan PKK Kalurahan Sumbersari.
Kegiatan ini diselenggarakan selain untuk mendukung program Pemkab Sleman dalam penanganan dan pencegahan stunting, juga bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Materi mengenai pentingnya gizi bagi anak disampaikan oleh RR Sri Hapsari Uprobo Dewi Ketua TP PKK Kabupaten Sleman.
Peserta sangat antusias sekali mengikuti kegiatan ini, terlebih pada sesi terakhir diadakan demo masak olahan ikan menjadi Sempol. Kreatifitas dalam mengolah aneka ikan tentu tidak kalah penting untuk memancing selera anak agar lebih suka makan ikan.
Biar Sehat dan Cerdas….AYO MAKAN IKAN!! (aagus)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin