Direktur IRL Gali Kesaksian Simbah-simbah Lulusan Sekolah Lansia untuk Evaluasi
Sleman – Direktur IRL (Indonesia Ramah Lansia) Dwi Endah Kurniasih bertandang kerumah lansia yang sudah rampung mengikuti Sekolah Lansia sampai S3 (Standar 3). Kunjungan dilakukan di rumah lansia yang bertempat tinggal di Tiwir, Sumbersari, Moyudan Sleman, Sabtu, 2/8/2025.
Kehadiran direktur IRL itu didampingi Afrezah dari IRL dan Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana Kapenwon Moyudan Wahyu Aryanti Rosaria Bawaningsih. Kunjungan itu sebagi bentuk perhatian kepada siswa lansia dan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sekolah lansia sebagai model pendidikan dan promosi kesehatan lansia terstruktur di DIY.
Siswa sekolah lansia yang dikunjungi adalah pasangan suami istri yakni Tumin (72; tahun) dan Kasinem(70 tahun). Kedua lansia tersebut telah selesai mengikuti sekolah kansia sampai S3 (Standar 3) pada tahun 2024. Adapun latar belakang pendidikannya, Tumin lulusan SD dan Kasinem sampai SMP, dan keduanya sekarang masih bisa berkegiatan aktif sebagai buruh tani.
Ada beberapa pertanyaan ringan yg dilontarkan Dwi Endah, dijawab dengan apa adanya oleh eks siswa Sekolah Lansia tersebut. Wawancara berlangsung santai dan seru menyenangkan. Saat ditanya mengapa mau sekolah lansia, keduanya menjawab karena sangat senang bisa ketemu teman-teman sesama lansia.
“Juga diwisuda di hotel bagus, didandani memakai pakaian wisuda. Selama hidup baru sekali itu, Bu. Rasanya senang sekali, ” Ungkap Mbah Tumin, dan Mbah Kasinem menjawab senada.
Saat ditanya kesulitan apa yang dihadapi, mereka menjawab tidak ada.
“Nggak ada kesulitan, Bu. Wong seneng kok. Gurunya juga baik dan lucu,” Ujar Mbah Kasinem.
“Waktu sekolah lansia diajari apa, Mbah?” Tanya Dwi Endah selanjutnya. Mbah Kasinem menjawab gerakan mencegah buyuten sambil memperagakan gerakannya. Sedangkan Mbah Tumin menjawab, “Lupa semuanya, Bu. Yang jelas rasanya senang sekali. “
Terhadap pertanyaan terakhir Sang Direktur, apa harapan dan keinginan selanjutnya, kedua lansia tersebut mengungkapkan ingin diadakan sekolah lagi.
“Mbok diadakan sekolah lagi, Bu. Kemarin S3 besok S4, gitu,” Ujar Kasinem lugu dan penuh harap. Dwi Endah yang juga sebagai dosen Unriyo (Universitas Respati Yogyakarta) menanggapi dengan baik sebagai bahan pemikiran untuk langkah kedepan dalam upaya membuat lansia sehat dan bahagia. (Eny Ms/KIM Moyudan).

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin