Langkah – Langkah Meraih Derajat Muttaqiin
Sumbersari – Guna menggugah semangat dan menginspirasi jamaah dalam menghadapi bulan Ramadhan 1447 H, Masjid Al Fatah Nglahar, Sumbersari, Moyudan, Sleman menggelar pengajian Pra Ramadhan. Acara digelar pada Sabtu ( 7/2/2026 ) berlangsung di Masjid setempat.
Pengajian dihadiri seluruh warga jamaah masjid Al Fatah, Bapak, Ibu, Remaja, dari Balita sampai dengan lansia.
Dalam kesempatan memberikan sambutan ketua takmir Masjid Al Fatah, H. Muhammad Wazid menyampaikan bahwa maksud diselenggarakannya pengajian tersebut adalah untuk membekali jamaah dalam menghadapi Ramadhan tahun 1447 H. ” Ramadhan merupakan tamu agung bagi kita semua, maka harus kita sambut dengan penuh suka ria, dan perlu pembekalan ilmu.” Ungkapnya.
Wazid menambahkan untuk menjadi orang yang beruntung, maka harus bisa meningkatkan kualitas puasa kita. “Menjalankan Ibadah puasa bukan hanya sekedar menggugurkan kewajiban, tetapi perlu kajian ilmu yang bisa menuntun kita ke arah kesempurnaan.” Tambahnya.
Lebih lanjut Wazid menyampaikan bahwa Ramadhan tahun ini mengambil Tema bulsn Kepedulian Sosial dan Lingkungan. Ia menambahkan bahwa rencana kegiatan Ramadhan 1447 Masjid Al Fatah. “Kegiatan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu jamaah shalat taraweh, takjil bersama, tadarus Al Qur’an, kuliah Subuh, dan kajian-kajian ilmu agama.” Ujarnya.
Ia juga memohon dukungan dan doa restu dari warga jamaah untuk suksesnya seluruh kegiatan. “Mohon dulungan dan doa restu dari seluruh jamaah demi suksesnya kegiatan Ramadhan di Masjid Al Fatah.” Pungkasnya,
Dalam tausiyahnya Ustadz Drs. H. Sigit Warsita, M.A menyampaikan tentang 10 tanda Orang bertakwa hasil didikan bulan Suci Ramadhan. Taqwa merupakan hal yang mudah terucap, tetapi mudah juga terlupakan. Bibir mengucap bertakwa kepada Allah tapi kadang masih ada yang berbuat maksiat.
Ibadah Ramadhan memiliki tujuan yang mulia bagi yang menjalankan yaitu sebagai orang yang mutraqin.”Tentu saja untuk meraih derajat muttaqin bukan hanya dengan menjalankan ibadah puasa saja, tapi perlu rangkaian ibadah lainnya.” Ujarnya.
Sebagai wujud dari takwa harus kita buktikan dengan Iman kepada Allah dan hari akhir serta percaya semua ciptaan Allah yang ghaib. ” Perintah tersebut termaktub dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 2 sampai dengan 5.” Tandasnya.
“Dengan percaya kepada Allah, hari akhir, dan menjadikan Quran sebagai petunjuk maka termasuk orang yang beruntung dunia akhirat.” Tambahnya.
Lebih lanjut Ustadz Sigit menuturkan bahwa bagi orang beriman akan dikabulkan doanya, sesuai firmannya dalam Surat Al Baqarah ayat 186.
Lebih lanjut Ia menuturkan bagi orang yang takwa harus mendirikan shalat, rajin puasa wajib maupun sunat, membayar zakat, dan rajin membaca Al Quran. Selain itu juga memberikan harta yang dicintai kepada kerabat, anak yatim, dan musafir. ” Hal tersebut bisa dibaca dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 177.” Ungkapnya.
Lebih lanjut Ustadz Sigit membeberkan bahwa sebagai orang yang bertakwa harus selalu berzikir berinfak baik disaat lapang maupun sempit, mampu menjaga amanah. ” Selain itu kita harus mampu menahan amarah, memaafkan kesalahan orang lain, dan berobat.” Sambungnya.
” Hal tersebut bisa kita baca dalam Al Quran surat Ali Imran ayat 133-135.” Pungkasnya.


Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin