IRL Berikan Materi pada Kelas Terakhir Pelatihan Home Visit Lansia
Sleman – Pelatihan kader home visit lansia kembali digelar di Rumah Singgah Lansia Blendung, Sumbersari, Moyudan, Sleman pada Sabtu, 2/8/2025. Pertemuan itu merupakan kelas terakhir dari 4 kali pelatihan yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah lansia sebagaimana sudah terjadwal. Serangkaian kegiatan itu merupakan program kerjasama dari Universitas Southampton Inggris, Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, dan IRL (Indonesia Ramah Lansia). BKL Mugi Waras sebagai pelaksananya dengan 18 kader sebagai sasarannya.
Pada kesempatan itu nara sumber yang memberikan materi adalah Direktur Indonesia Ramah Lansia (IRL) Dwi Endah Kurniasih dan Afrezah seorang peneliti dari IRL juga.
Direktur IRL Dwi Endah yang sekaligus dosen Unriyo (Universitas Respati Yogyakarta) menyampaikan materi tentang nutrisi. Garis besar sesi ini adalah pentingnya nutrisi yg baik, risiko gizi buruk, dan mencegah masalah gizi.
“Yang dikonsumsi adalah makanan sehat dan memenuhi unsur gizi yang dibutuhkan tubuh. Rumusnya ‘isi piringku’ terdiri dari sepertiga nasi, sepertiga sayur, seperenam lauk dan seperenam buah. Kalau ini dilakukan setiap hari, niscaya tubuh menjadi sehat terhindar dari penyakit” Ujarnya. Ia menjelaskan juga tentang batas mengkonsumsi gula yaitu maksimal 4 sendok makan, garam maksimal 1 sendok teh, dan lemak atau minyak maksimal 5 sendok makan setiap hari.
Materi dari Dwi Endah yang kedua adalah perawatan praktis toilet dan kontinesia (keridakmampuan menahan kencing) .Garis besar sesi adalah tentang buang besar dan kecil, penanganan inkontinesia, mengatasi sembelit, perawatan kulit, dan hindari aspirasi (makanan dan minuman masuk ke saluran pernafasan).
Selanjutnya nara sumber yang lainnya adalah Afrezah yang menyampaikan materi tentang perawatan praktis makan dan minum. Garis besar sesi ini adalah penyajian makanan, polusi udara dalam rumah, membantu makan dan minum, dan waktu makan bersama orang demensia.
Sesi kelas terakhir itu didampingi oleh Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana Kapewewon Moyudan Wahyu Aryanti Rosaria Bawaningsih dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Peinduangan Anak dan Keluarga Berencana Kebuparen Sleman.
Ketua BKL Mugi waras Hj. Djumanah menyampaikan terima kasihya kepada IRL, Universitas Southampton Inggris, dan Universitas Katolik Arma Jaya Jakarta atas bantuan program yang sangat bermanfaat tersebut. (Eny Ms/KIM Moyudan).

Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin