TPA Al-falah Sombangan Gelar Pengajian Untuk Mengawali Kegiatan Kembali Setelah Libur Lebaran

28 April 2025
Administrator
Dibaca 3 Kali
TPA Al-falah Sombangan Gelar Pengajian Untuk Mengawali Kegiatan Kembali Setelah Libur Lebaran

Moyudan – Taman Pendidikan Al quran ( TPA) Al -Falah diliburkan selama 1 bulan setelah kegiatan Ramadhan 1446 H. Untuk mengawali kembali pembelajaran digelar pengajian yang berlangsung pada Ahad ( 27/4/2025 ) bertempat di Masjid Al – Falah Sombangan, Sumbersari, Moyudan, Sleman.
Pada pengajian tersebut dihadiri seluruh Santri dan wali Santri TPA Al Falah. Selain itu juga hadir pengurus Takmir Masjid Al-Falah beserta tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Sri Yantini direktur TPA Al Falah dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah libur Lebaran kegiatan TPA akan segera dimulai lagi. “TPA merupakan sebuah sarana untuk membentuk generasi qurani, maka kami mohon kepada seluruh stakeholder untuk mendukungnya.” Ungkap Yantini.
Selanjutnya Ia mengungkapkan bahwa TPA Al-Falah memberikan kesempatan kepada seluruh jamaah untuk belajar membaca Al quran.”Belajar tidak memandang usia, maka kami membuka untuk anak-anak sampai lansia untuk belajar membaca Al quran.” Tambahnya.
Sudiyono Ketua Takmir Masjid Al Falah dalam kesempatan memberikan sambutan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada ustazd-ustadzah, Santri dan Wali Santri yang telah menyelenggarakan pengajian untuk mengawali pembelajaran kembali. Lebih lanjut Sudiyono berharap dengan pengajian tersdbut bisa menjadi titik awal untuk lebih bersemangat lagi.” Kami takmir Masjid sangat mendukung kegiatan TPA bahkan nanti akan membuka kelas lansia. ” Ungkapnya.
Sudiyono juga menambahkan bahwa belajar itu berlangsung sepanjang masa dan tidak memandang usia. “Selagi masih ada kesempatan, mari kita gunakan untuk belajar.” Tuturnya.
” Sebuah fenomena saat ini banyak anak SMP yang belum bisa membaca Al quran, maka TPA adalah solusinya.” Pungkas Sudiyono.
Pada kesempatan tersebut juga dihadirkan Esti Sesanti Wulandari yang akrab dipanggil bunda Wulan untuk memberikan motivasi dan tausiah. Dalam tausiahny yang dikemas dalam sebuah dongeng yang sangat menarik. Dari dongeng yang disajikan dapat dipetik kesimpulan bahwa, Anak-anak harus rajin belajar, shalat, dan patuh kepada orang tua dan guru.
” Kunci Surga ada di tangan anak shaleh, shalehah, ayo tetap semangat brlajar mengaji dan tetap rajin shalat dan patuh kepada orang tua dan guru.” Ungkap Bunda Wulan mengakhiri tausiahnya.
( Giek / Kontributor Sumbersarisid)