University of Southtompton Inggris Jalin Kerjasama dengan IRL dan UAJY Jakarta Adakan Pelatihan Kade

14 Juli 2025
Administrator
Dibaca 3 Kali
University of Southtompton Inggris Jalin Kerjasama dengan IRL dan UAJY Jakarta Adakan Pelatihan Kade

Sleman- Banyak lansia yang dapat menikmati hari tua secara mandiri, bisa pergi berkegiatan dengan lancar. Tetapi sebagian ada yang hanya tinggal dirumah, tidak mampu ke mana-mana karena penglihatan kabur, terjatuh, penurunan kognitif (demensia) dan lain-lain bahkan ada yang hanya berbaring saja karena sakit tertentu. Hal itu dapat mempengaruhi kondisi psikologis dan masalah lain pada lansia ybs dan keluarganya. Kunjungan kerumah atau home visit kader di tengah keluarga tersebut dapat menguatkan mental dan meringankan beban yang ada sehingga mereka tetap dapat menikmati hidup dengan nyaman dan bahagia.

Hal itu mengemuka pada paparan program yang disampaikan oleh Direktur Indonesia Ramah Lansia (IRL) Dwi Endah Kurniasih pada pembukaan pelatihan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) Mugi Waras di Blendung, Sumbersari, Moyudan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu, 12/7/2025. Kegiatan tersebut merupakan pelatihan perdana dari program kerjasama University of Southampton Inggris, dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) dan Universitas Atma Jaya Jakarta yang menjalin kemitraan dengan BKL Mugi Waras untuk mengadakan pelatihan “Home Visit”
bagi kader.

BKL Mugi Waras menjadi pilot project dari Inggris dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam melakukan kunjungan kepada lansia yang sakit, tidak mandiri, atau dalam
kondisi housebound (terbatas di rumah)..
Sasaran peserta adalah kader BKL yang akan ditugaskan melakukan kunjungan ke rumah lansia. Adapun materi terdiri dari 13 topik pelatihan. Waktu pelaksanaannya satu kali per minggu dengan durasi 60 menit/materi selama 5 kali pertemuan pada bulan Juli – Agustus 2025. Praktik lapangan dilakukan setelah kegiatan pelatihan selesai,
langsung ke rumah lansia yang telah ditentukan.

Lebih lanjut Dwi Endah yang juga dosen Unriyo (Universitas Respati Yogyakarta) itu mengatakan, tujuan kunjungan ke rumah lansia adalah memantau kesehatan dasar, memberikan saran rujukan jika perlu, memberikan pendampingan terhadap lansia, memberikan bimbingan dan informasi kepada pengasuh atau keluarganya tentang perawatan, gizi, dan lainnya, mendengarkan keluh-kesahnya atau sebagai teman yang baik.
“Kunjungan kader itu penting. Pertama, sebagai bentuk kontribusi kader, terutama bagi lansia yang yang bedridden, kedua menguatkan mental keluarga yg merawatnya dan ketiga membesarkan hati lansia yang tidak bisa kemana-mana tentu merasa sedih, jenuh, minta diperhatikan, dan sebagainya sehingga kualitas hidupnya semakin baik, ” tuturnya.

Sementara itu Ketua Pokja anak, remaja,dan lansia BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasionall ) DIY Mustikaningtyas, dalam sambutannya menyatakan mendukung dan mengapresiasi program tersebut, karena selaras dengan tupoksi dan sasaran target kerja BKKBN untuk pelatihan perawatan jangka panjang.
“Pilot project ini semoga dapat diduplikasi di wilayah lain di Indonesia pada tahun depan, ” ungkaprnya.

Senada dengan wakil dari BKKBN DIY tersebut, Panti Nugroho dari DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa program itu bagus, bisa menjadi percontohan dan Sleman siap mereplikasi.

Setelah paparan program dan sambutan-sambutan selesai, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim IRL Dwi Endah dan Afrezah yang menyampaikan materi Penuaan pada lansia, Latihan fisik pada lansia, dan Terapi penerimaan diri dengan SEFT (Spirituall Emotional Freedom Teknique).
Acara itu dihadiri pula oleh lurah Sumbersari Sukadi, Dukuh Blendung Rizky Anas Ikhwanudin, dan diikuti 18 kader BKL Mugi Waras yang siap mengikuti pelatihan setiap Sabtu selama 5 minggu kedepan. (Eny Ms/KIM Moyudan).