Pemkal Sumbersari Bekali Pendata Kebudayaan Sebelum Turun ke Lapangan

26 November 2025
Administrator
Dibaca 4 Kali
Pemkal Sumbersari Bekali Pendata Kebudayaan Sebelum Turun ke Lapangan

Sleman – Langkah awal sebelun menyusun profil kebudayaan Kalurahan, Pemerintah Kalurahan Sumbersari membekali petugas Pendata kebudayaan yang akan diterjunkan di Padukuhan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa ( 25/11/2025), di ruang rapat Kalurahan setempat.

Pada kesempatan tersebut dijadiri Andre Variangga, Kasi Warisan Budaya Dinas Kebudayaan ( Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman sebagai narasumber. Dalam pemaparannya Andre menuturkan bahwa penyusunan profil Kebudayaan Kalurahan merupakan amanat dari Peraturan Gubernur DIY Nomor 36 Tahun 2014 Tentang Desa / Kalurahan Budaya.
Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa yang dimaksud Profil Kebudayaan Kalurahan adalah dokumen yang memuat data informasi terstruktur mengenai berbagai aspek Kebudayaan di wilayah kalurahan.
“Yang menjadi tujuannya adalah untuk mendokumentasikan budaya lokal, identitas masyarakat, serta menjadi dasar perencanaan program pelestaeian, pengembangan, dan pemanfaatan budaya untuk generasi muda mendatang.” Jelasnya.

Selanjutnya Andre menambahkan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 20017:Tentang Pemajuan Kebudayaan, point pokok penyusunan profil meliputi 10 Obyek Pemajuan Kebudayaan ( OPK) yang meliputi tadisi lisan, manuskrip, adat istiadat, dan ritus. “Selain itu pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, dan olahraga tradisional.” Sambungnya.

Lurah Sumbersari Sukadi saat diberi kesempatan memberikan sambutan menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan tersebut untuk membekali calon prndata kebudayan di Padukuhan. ” Agar tidak menganggu ketugasan Pamong Kalurahan dalam memberikan pelayanan, maka kami menugaskan orang di luar pamong.” Kata Sukadi.
Lurah Sumbersari juga menegaskan kepada dukuh agar bisa memberikan informasi yang akurat kepada pendata Kebudayaan di masing-masing padukuhan. “Maka kali ini juga, kami datangkan para dukuh, dengan harapan bisa berkolaborasi dengan pendata.” Pungkasnya.
( Giek )